Istilah TANAH berasal dari bahasa Yunani SOLUM yang artinya LANTAI. Beberapa ahli kimia, seperti Liebig, menganggap tanah sebagai gudang cadangan makanan bagi tumbuhan. Sudut pandang pertanian menyatakan bahwa tanah sebagai media tumbuh tanaman. Sedangkan para ahli geologi terdahulu menganggap tanah sebagai hasil lapukan batuan. Konsep ini tidak salah namun belumlah lengkap.
Bebatuan penyusun tanah pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi dua bentuk, yaitu batuan keras dan batuan lunak. Batuan keras terdiri atas : batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf. Sedangkan batuan lunak terdiri atas abu vulkan dan bahan endapan. Pelapukan batuan mengakibatkan berubahnya bebatuan ini menjadi bahan lebih lunak yang disebut dengan regolit. Bagian atas regolit inilah yang selanjutnya berubah menjadi tanah. Pelapukan batuan ini dapat berlangsung melalui tiga cara, yaitu (1) pelapukan secara fisik, (2) pelapukan secara kimiawi, dan (3) pelapukan secara biologi mekanik. Materi kuliah DDIT 2015/2016 selengkapnya dapat diunduh disini
11 comments:
makasih udh share ya :) ijin bookmarks dlu gan
ilmu dasar yang bermanfaat,nice info gan :)
tanah ? lantai ?
makasih dh share
wahh ilmu baru buat saya dalam membantu petani nantinya
terima kasih infonya gan
ilmu abru, pikiran baru , thanks infonya gan :D
Baru tau tanah dalam bahasa yunani lantai gan ><
tambah gambar mas
nah klo bikin rumah gak usah pake lantai pake tanah aja kan sama aja artinya
Baru tauu ni hee
Belajar, bisa nambah wawasan disini