Teknik Budidaya Cabai Merah



Family  Solanaceae
Sebagai komoditas yang tergolong penting dan dibutuhkan oleh rumah tangga maupun industri makanan, produksi cabai yang dihasilkan haruslah benar-benar berkualitas dan sesuai yang diinginkan konsumen. Untuk itu, faktor agroklimat dan teknik budidaya terutama faktor pemilihan varietas dan waktu tanam yang tepat harus kita perhatikan.
Tanaman cabai dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Ketinggian maksimum agar produksinya tidak mengalami penurunan adalah + 2000 m dpl sebab tanaman ini membutuhkan iklim yang tidak terlalu dingin dan juga tidak terlalu lembab. Lingkungan tumbuh yang paling sesuai adalah berudara hangat dan kering dengan kisaran suhu antara 15 – 32o C. Jenis tanah yang sesuai adalah lempung berpasir dengan pH 5 – 6,8. Perlu diketahui pula bahwa setiap jenis dan varietas cabai memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain dalam pembudidayaannya. Ada jenis cabai yang tumbuh baik saat musim hujan namun kurang optimal saat musim kemarau, demikian pula sebaliknya. Dengan demikian, pengetahuan mengenai deskripsi dan sifat-sifat jenis dan varietas cabai mutlak diperlukan sebelum kita memutuskan untuk menanamnya. Namun secara umum, tanaman cabai menghendaki kondisi agroklimat seperti yang dijelaskan diatas.


                                                              Deskripsi
Herba tegak, 1 tahun atau menahun, sering kuat dan bercabang lebar, tinggi 1-2,5 m. Bagian batang yang muda berambut halus. Daun tersebar, atau 2-3 bersama-sama dan kemudian berbeda dalam besarnya, tangkai 0,5- 2,5 cm panjangnya ; helaian daun bulat telur memanjang atau ellips bentuk lanset, dengan pangkal meruncing dan ujung runcing, gundul, 1,5-12 kali 1-5 cm. Bunga mengangguk, tangkai 10-18 mm. Tabung kelopak berusuk bentuk lonceng, gundul, tinggi 2-3 mm, pada buahnya membesar sekali, dengan 5 gigi. Mahkota bentuk roda, berbagi 5 dalam, tinggi tabung 2 mm, tepian terbentang, luas, garis tengah 1,5-2 cm, taju runcing. Kepala sarl semula ungu, kemudian hijau perunggu. Buah buni bentuk garis lanset, merah cerah, rasa pedas. Dari Amerika tropis; sering ditanam untuk buahriya dan tunas yang muda, kadang-kadang seolah-olah liar.
Manfaat

Jenis sayuran ini banyak diusahakan karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Orang Indonesia yang menyukai sambal dan masakan yang pedas banyak membutuhkan cabai setiap hari.
Syarat Tumbuh

Cabai dapat hidup pada daerah yang memiliki ketinggian antara 01.200 m dpl. Berarti tanaman ini toleran terhadap dataran tinggi maupun dataran rendah. Jenis tanah yang ringan ataupun yang berat tak ada masalah asalkan diolah dengan baik. Namun, untuk pertumbuhan dan produksi terbaik, scbaiknya ditanam pada tanah berstruktur remah atau gembur dan kaya bahan organik. Sedang pH tanah yang dikehendaki antara 6,0-7,0.
Persemaian
Benih cabai yang baik berasal dari benih hasil hibrida unggulan. Dengan menggunakan benih yang baik, berarti kita telah melakukan langkah maju dalam meningkatkan produktivitas. Benih tersebut bisa kita dapatkan dari toko pertanian setempat yang hingga saat ini beredar beragam jenis benih cabai dengan berbagai keunggulan dan karakteristik masing-masing. Benih cabai yang telah diperoleh harus disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dimaksudkan untuk menyiapkan bibit yang sehat dan kuat sebagai bahan tanam di lahan produksi. Adapun urutannya adalah : pembuatan media semai, persiapan bedeng semai dan perlakuan sebelum dipindah tanam.
Media semai disyaratkan mempunyai struktur yang remah, tidak menahan air dan cukup nutrisi. Bahan yang baik adalah campuran antara kompos (yang sudah benar-benar masak) dan tanah liat dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Sumber lain menyebutkan pedoman untuk campuran tanah pada polybag semai adalah tanah halus 2 bagian (2 ember volume 10 liter) ditambah 1 bagian pupuk kandang matang halus (1 ember volume 10 liter) dan ditambah 80 gr pupuk NPK dihaluskan. Saat ini sebagian toko pertanian dijual media semai yang siap pakai tanpa harus mencampur lagi yaitu peatmost. Media selanjutnya dimasukkan dalam kantong plastik yang berukuran tinggi 8 cm dan diamter 3 – 4 cm yang bagian bawahnya telah dibuatkan lubang drainase atau bisa juga menggunakan peatmost. Bila media yang digunakan adalah peatmost, maka untuk tempat persemaian sebaiknya menggunakan tray persemaian agar lebih efisien.
Bedeng semai merupakan tempat diaturnya semua kantong yang telah diisi dengan media. Bedeng dibuat dengan ketinggian 20 – 50 cm lebar 80 – 100 cm dan panjang disesuaikan dengan jumlah bibit yang akan dibuat. Bedeng sebaiknya dibuat membujur arah utara selatan dan dibuat lebih tinggi sekitar 80 cm di bagian barat . Hal ini dimaksudkan agar bibit yang tumbuh nantinya cukup mendapatkan sinar dan tidak mengalami etiolasi.
Untuk memacu pertumbuhan radikula agar pertumbuhan bibit cabai lebih optimal, maka kita bisa mengecambahkan /memeram terlebih dahulu benih yang baru dibuka dari kemasannya. Media untuk pemeraman benih dapat menggunakan kain handuk atau 3 – 5 lembar kertas merang atau juga kertas koran yang telah dicelup air dan ditiriskan. Media kemudian digelar dan benih disebar merata (tidak menumpuk) untuk kemudian digulung dan dimasukkan dalam ruang hangat (30 – 40oC). Kelembaban media dapat dijaga dengan cara menyemprotkan air setiap pagi dan sore pada media peram. Dalam waktu 4 – 7 x 24 jam atau sekitar 4 – 7 hari kemudian, benih akan mengeluarkan radikula (bakal akar). Dengan bantuan penjepit benih ditanam dalam kantong semai yang medianya telah disiram. Persemaian setiap hari disiram dan untuk mencegah gangguan cendawan persemaian perlu diantisipasi dengan menyemprotkan fungisida Victory 80WP konsentrasi 0.5 cc/liter. Bibit cabai yang berusia 15 – 17 hari atau telah mempunyai tiga daun siap dipindahkan ke lahan.

Penanaman
Penanaman cabai di lapangan dapat dilakukan setelah bibit cabai merah berumur 17 hari – 23 hari atau bibit telah dilengkapi dengan tumbuhnya 4 helai daun. Sebelum dipindahkan ke media tanam koker direndam dahulu dalam larutan fungisida atau bakterisida dengan dosis 0,5 gram – 1,0 gram per liter air selama 15 menit. Setelah cukup kering bibit dapat ditanam dalam lubang tanam yang telah disiapkan. Bibit cabai sebaiknya ditanam pada waktu pagi atau sore hari sehingga bibit dapat 
dipertahankan kesegarannya.
Next
Previous
Click here for Comments

0 comments: